Nc sex cams - Gambar gadis xxx sexsual england

Amelia atau panggilannya Lia, gadis berkulit putih, tinggi 187 cm, berat 52 kg dan ukuran payudaranya saya perkirakan 34B, betul-betul anak SMU yang baru berkembang. ” “Kalo tamu ceweknya Andi ngajak jalan-jalan, bayar nggak? Tangan kiri saya yang tadinya hanya mengusap-usap pinggangnya jadi aktif mengusap payudara kirinya dan saya percepat permainan tangan pada vaginanya dan tiba-tiba saja Lia menjepit tangan saya dan disusul keluarnya cairan putih, berarti Lia telah orgasme yang pertama. Nikmat juga ya rasanya Ndi” gumam Lia sambil memandangku sayu. ” bujuk saya melihat Lia yang sedang terangsang berat. “Sebagai tanda terima kasih, gimana kalau Om Andi kutraktir” “Boleh saja, sekarang kita kemana?Awal perkenalan saya dengan Lia, kami janji bertemu di rental internet favorit saya dekat mall. ” “Oh itu, ya terserah ceweknya, pokoknya keliling Lombok ditanggung senang dech” “Masalah hotel, akomodasi dan lain-lain ditanggung tamu, gitu” “Kalo making love gimana? “Kalo making love sich, terserah tamunya, kalo suka sama Andi, ayo aja” “Biasanya Andi selama ini dibayar berapa sich? “Mmh..” gumannya pelan, agak ragu Lia menjawab tapi akhirnya Lia pindah ke belakang mobil, wah tambah asyik nich. ” tanya saya melihat Lia menjalankan mobilnya menuju kota. “Lho, terus saya ngapain” “Nanti kukenalin sama mamanya Lia dan adiknya Lia, mau nggak Om?

Gambar gadis xxx sexsual england-20

” “Naik mobil, pake mobil Lia aja” ajaknya bersemangat sambil menggandeng tangan saya seperti Om dan keponakannya. Lia menjalankan mobil dengan santai, tapi saya jadi tegang terutama si boy dan bukan mobilnya yang jalan santai yang membuat saya tegang, rok abu-abunya itu lho. “Malu ah, dilihat orang” jawabnya ragu-ragu sambil melihat ke arah pantai. “Saya udah jinak kok apalagi si boy ini paling jinak” goda saya lagi sambil menunjuk kontol saya yang sudah agak menggembung. Posisi Lia yang saya pangku menyamping hingga kalau melihat ke pantai agak menoleh sedikit. Gerakan jari tangan saya keluar masukkan ke dalam vaginanya yang mulai basah. Wow, sungguh membuat si boy berontak, tapi saya pura-pura cool saja. Beberapa menit kami saling melakukan ciuman dan remasan hingga akhirnya Lia mendorong saya perlahan. Aja..” pinta saya pada Lia karena kerasnya hisapan Lia hingga semua kontol saya masuk pada mulutnya. ” “Mmh..” guman Lia seperti ingin menanyakan sesuatu tapi ragu-ragu. Pantatnya yang semok saya pegang dengan kedua tangan dan memberi arahan pada Lia. Tapi yang menarik perhatian saya, baju longdress yang dikenakannya dengan belahan atas yang rendah hingga memperlihatkan payudaranya yang berwarna putih itu, mungkin lebih besar daripada punya Lia, tingginya kira-kira 163 cm/50 kg. “Selamat siang Pak” jawabnya ramah sambil bersalaman dengan saya. Itulah malam terakhir kami sebelum Amelia dan mamanya pindah ke Jakarta mengikuti tugas papanya yang saya dengar dipromosikan jadi general manager di sana.

Ternyata mobilnya memakai kaca rayban gelap dan ber-AC lagi, jadi siang itu kami meluncur ke pantai senggigi dan sebelumnya kami membeli beberapa camilan dan saya juga membeli kondom, biasa.. Sudah span, pas duduk dalam mobil otomatis bertambah pendek saja hingga memperlihatkan setengah bagian pahanya yang putih mulus dan masih kencang. “Berarti kalau nggak ada orang nggak malu dong” ujarku sambil menarik tangannya agar mendekat pada saya. Posisi itu sungguh enak dan kelihatan si Lia juga menikmatinya, kelihatan dari tangan kanannya yang melingkar pada bahu saya. ” “Boleh aja, Lia itu orangnya terbuka kok” jawabnya sambil menggeser pantatnya supaya tidak terlalu merosot. Ndi” rintih Lia yang ikut membantu menyingkapkan rok abu-abu SMU-nya ke atas hingga pantatnya yang putih menyentuh paha saya yang masih terbungkus celana jins. “Ayo Ndi, buka celanamu” perintah Lia sambil melepas CD saya dan Lia mengambil posisi berjongkok untuk menghisap kontolku dengan sedotan yang agak keras. Beberapa menit telah berlalu dan saya sungguh tidak tahan dengan posisi tersebut. “Kalo Lia udah pernah dicium belum atau udah pernah making love? “Ih, si Om nanyanya gitu” “Ah, nggak usah malu sama Andi, ceritain aja” “Belum sich Ndi, cuma kalo nonton BF sering” “Jangan ditonton aja, praktek dong sama pacar” tantang saya sambil menepuk pundaknya. Eh Lia parkir aja yang di pojok tuch” tunjukku pada sebuah pojokan, agak menjauh dari jalan raya dan terlindungi oleh pepohonan, asyik nih siapa tahu bisa indehoy. “Pegangin si boy, ya tangan kanan” pinta saya pada Lia yang memegang kontolku dan mengarahkan ke vaginanya yang masih sempit. “Ini Ma, guru privat matematika Lia yang baru, rencananya sich abis makan siang kita belajar” “Oh ini to, yang namanya Pak Andi yang sering diceritain Lia” “E.. Ya..” jawab saya tergagap-gagap karena begitu lihainya Lia memperkenalkan saya sebagai guru privatnya, pelajaran matematika lagi, aduh.. Setelah berbicara dengan ibunya mengenai les dan biaya tetek bengek lainnya, disepakati bahwa les privat cuma bisa saya lakukan dua minggu, itu pun harinya selang seling. Selamat jalan Lia, sampai ketemu lagi lain waktu, dan kalau kamu membaca cerita ini, jangan lupa ya kasih komentarmu bagian mana yang kurang.

“Enggak kok, wong nggak ada guru, lagi ada rapat tuch” Wangi juga bau parfumnya, mana rok abu-abunya span lagi, si boy jadi bangkit nich. Huh dasar lagi mumet nich otak, maunya si boy saja. ” “Boleh aja, andi itu orangnya terbuka kok en’ fair, mau nanya apa? Gitu” rintih Lia yang kelihatan mulai terangsang hebat. Rupanya Lia sudah mencapai puncaknya dengan goyangannya yang makin keras. “Ternyata enak juga making love sama Om Andi” “Lain sama pacarnya Lia, agak kasar sich” celotehnya sambil melepaskan pelukan saya dan memakai kembali CD dan BH-nya yang berwarna putih itu, setelah Lia kembali memakai seragam sekolahnya dan tentu saya juga, jam telah menunjukkan pukul 11.45 siang.

“Okey, Lia bolos sekolah ya, jangan keserinngan bolos loh” nasehatku. Ndi..” rintih Lia sambil memeluk dan menjepit saya dengan keras. “Gimana rasanya, puas nggak” tanya saya sambil mencium bibirnya yang indah itu.

” tanya saya kembali padanya sambil memperhatikan wajahnya yang manis, rambut hitam lurus sebahu dan masih memakai seragam SMU-nya. “Ya, panggil juga saya dengan Lia” jawabnya sambil mepet melihat ke arah monitor komputer. Beberapa saat kami masih berpelukan disertai tetesan keringat membasahi badan padahal mobil masih menjalankan AC-nya hampir full.

“Liat email yang masuk nich, panggil aja Andi ya” pintaku. Akhkk..” jerit Lia karena keluarnya cairan putih itu yang berbarengan dengan bobolnya pertahanan saya, secara bersaman kami saling memeluk menikmati sensasi yang luar biasa itu.

The best free amateur porn home made porn blog moms porn vids on the internet.

Showing Most Popular Milf Movies and Mature Videos.

” tanyaku sambil tangan kiri saya memegang pinggangnya yang langsing. “Lia, boleh nggak saya ci..” belum sempat habis pertanyaan saya, Lia sudah mencium saya dengan lembut yang kemudian saya balas ciumannya. ” “Naik mobil, pake mobil Lia aja” ajaknya bersemangat sambil menggandeng tangan saya seperti Om dan keponakannya. Lia menjalankan mobil dengan santai, tapi saya jadi tegang terutama si boy dan bukan mobilnya yang jalan santai yang membuat saya tegang, rok abu-abunya itu lho. “Malu ah, dilihat orang” jawabnya ragu-ragu sambil melihat ke arah pantai. “Saya udah jinak kok apalagi si boy ini paling jinak” goda saya lagi sambil menunjuk kontol saya yang sudah agak menggembung. Posisi Lia yang saya pangku menyamping hingga kalau melihat ke pantai agak menoleh sedikit. Gerakan jari tangan saya keluar masukkan ke dalam vaginanya yang mulai basah. Wow, sungguh membuat si boy berontak, tapi saya pura-pura cool saja. Beberapa menit kami saling melakukan ciuman dan remasan hingga akhirnya Lia mendorong saya perlahan. Aja..” pinta saya pada Lia karena kerasnya hisapan Lia hingga semua kontol saya masuk pada mulutnya.

Tags: , ,